Konveksi
Deskripsi
Tak hanya dikenal sebagai daerah penghasil sarung goyor, Kabupaten Pemalang juga memiliki sentra industri konveksi yang sudah berkembang. Bahkan produknya seperti kemeja, celana panjang, celana pendek dan kaos sudah dipasarkan ke berbagai wilayah seperti Pasar Tanah Abang di Jakarta dan Pasar Baru di Bandung.
Tercatat lebih dari 2.199 orang yang menggeluti usaha konveksi dengan jumlah tenaga kerja yang terserap sebanyak 8.390 orang. Sedangkan sentra konveksi yang ada di Kabupaten Pemalang tersebar di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Ulujami, Bodeh, Comal dan Petarukan dengan nilai produknya mencapai Rp 15.863.535 juta.
|
No |
Kecamatan |
Jumlah UMKM |
Omset (Rp. Juta) |
Tenaga Kerja |
|
1 |
Ampelgading |
155 |
129.005 |
365 |
|
2 |
Bodeh |
239 |
78.146 |
570 |
|
3 |
Comal |
355 |
3.624.536 |
1.607 |
|
4 |
Pemalang |
204 |
71.175 |
300 |
|
5 |
Petarukan |
190 |
42.382 |
240 |
|
6 |
Taman |
192 |
198.308 |
264 |
|
7 |
Ulujami |
864 |
11.709.987 |
5.044 |
|
|
Jumlah |
2.199 |
15.863.539 |
8.390 |
Pola produksi konveksi yang dilakukan sebagian besar pengrajin masih menggunakan sistem makloon dimana perusahaan inti menyediakan bahan baku kain, benang bahkan merk, sedangkan pengrajin hanya bertugas membuat produknya.
Pengembangan investasi industri konveksi di Kabupaten Pemalang juga diarahkan untuk dapat menjalin kemitraan pemasaran. Kemitraan pemasaran dibangun melalui pola inti plasma dengan perusahaan inti menyediakan sarana prasarana produksi serta pemasaran. Sedangkan plasma berkewajiban untuk memproduksi kemeja, celana panjang, celana pendek maupun kaos.
|
No |
Jenis Peluang Investasi Komoditas Konveksi |
Keterangan |
|
1 |
Kemitraan Pemasaran |
Potensi produksi 158.635.390 potong per tahun
|